
Kabel MIDI Terbaik untuk Synth Hardware dan Eurorack
Dasar-Dasar Kabel MIDI
MIDI tradisional menggunakan kabel DIN 5-pin untuk mengirim data note dan kontrol antar perangkat. Hanya tiga pin yang digunakan: satu untuk ground, satu untuk data in, satu untuk data out. USB MIDI umum digunakan untuk koneksi ke komputer—kebanyakan synth dan interface modern memiliki USB—sementara DIN tetap menjadi standar untuk koneksi synth-ke-synth, sequencing mandiri, dan setup modular. Beberapa perangkat memiliki keduanya.
DIN vs USB: Kapan Menggunakan Masing-Masing
DIN 5-pin ideal untuk menghubungkan beberapa synth secara berantai (daisy-chain) tanpa komputer. Sambungkan MIDI out dari perangkat master ke MIDI in pada slave pertama, lalu rangkai port thru ke perangkat tambahan. Jaga panjang kabel di bawah 15 meter agar tidak terjadi timing drift. DIN juga menjadi standar untuk interface MIDI Eurorack.
USB MIDI menyederhanakan setup berbasis komputer. Satu kabel membawa daya (untuk perangkat class-compliant) dan MIDI. Tidak perlu interface untuk satu synth. Untuk beberapa perangkat, gunakan USB hub. USB bersifat dua arah, sehingga satu koneksi menangani in dan out sekaligus.
Hal yang Perlu Diperhatikan
- Panjang kabel: Jaga kabel DIN di bawah 15 meter. Kabel yang lebih panjang bisa menyebabkan jitter.
- Kualitas: Kabel berpelindung (shielded) mengurangi noise di lingkungan dengan banyak daya dan RF.
- Adapter: Eurorack sering menggunakan mini-jack 3.5mm untuk MIDI. Adapter DIN-ke-3.5mm cukup umum. Periksa manual modul Anda untuk pinout yang benar.
Menghubungkan MIDI Lab ke Hardware
MIDI Lab melakukan streaming lewat Web MIDI, yang berfungsi dengan interface dan synth yang terhubung via USB. Sambungkan perangkat Anda ke komputer, buka Infinite Engine di Chrome atau Edge, dan pilih output Anda. Tidak perlu kabel tambahan—koneksi USB yang sudah ada sudah cukup. Untuk info lebih lanjut tentang setup hardware, lihat Cara Menggunakan MIDI dengan Eurorack dan Controller MIDI.